|
Konsep Kenabian
42. Apakah Perbedaan antara Ilmu Gaib Para Nabi dan Ramalan Para Dukun dan Petapa? Dengan memperhatikan satu poin, pertanyaan ini akan menjadi jelas. Poin itu adalah ramalan-ramalan para petapa dan kabar-kabar gaib para astrolog (ahli nujum) tidak dapat dianggap sebagai informasi yang meyakinkan dan lepas dari kesalahan. Ramalan mereka terkadang benar, terkadang juga keliru. masing-masing memiliki contoh yang banyak. Oleh karena itu, informasi mereka sekali-kali tidak dapat dianggap sebagai ilmu gaib. Kemudian, kerap mereka sendiri mengakui bahwa informasi yang mereka miliki bersumber dari setan, dan mereka tidak selamanya berkata benar kepada kita. Dengan ungkapan lain, informasi yang mereka peroleh itu berdasarkan pelatihan yang mereka tempuh selama ini. Mereka melihat phantom (momok) dari kejauhan di ufuk benak mereka. Dan mereka menafsirkan phantom ini. Terkadang tafsir ini benar, terkadang juga keliru. Ibarat orang yang bermimpi, terkadang penakwilannya terhadap mimpi tersebut benar, terkadang juga keliru. Informasi yang bersumber kepada kesangsian dan sumber yang tidak paten sekali-kali tidak akan disebut sebagai ilmu gaib.[1]
|